Penghormatan diberi, bukan boleh diminta-minta. Individu dihormati bukan kerana paksaan undang-undang atau akta kejam. Kalau ada sesiapa tidak ingin menghormati tuan, mandor, ketua pejabat, cikgu atau raja - tidak ada apa-apa yang boleh dilakukan. Menangkap, merotan atau memenjarakan seseorang tidak akan melahirkan apa-apa penghormatan.
Che Guevera dihormati anak-anak muda di seluruh dunia bukan kerana ada undang-undang daripada Pertubuhan Bangsa-bangsa Bersatu atau ada arahan daripada IMF atau Mahkamah Dunia. Che diberi penghormatan kerana hati naluri anak-anak muda mahu menghormatinya.
Che Guevera tidak pernah meminta-minta penghormatan ini kerana dia telah lama mati.
Penghormatan yang ditimbulkan melalui undang-undang, kuasa atau pangkat bukan penghormatan sebenar; ini semua penghormatan yang pura-pura. Dr Mahathir Mohamad satu ketika dahulu dihormati kerana dapat memberi habuan kontrak.
Malah Mahathir sendiri sedar hingga dia membebel sesudah kalah untuk menjadi delegasi Kubang Pasu ke perhimpunan United Malays National Organisation pada 2006 dahulu. Dia membebel kerana tidak ada lagi orang yang datang mencium tangannya.
Lihat pula Abdullah Ahmad Badawi. Belum pun tamat tempohnya sebagai perdana menteri – kerana tandatangannya tidak lagi laku dan tidak mendatangkan kontrak – tidak ramai menteri dan para pembodek berhari raya di Kepala Batas tahun lalu.
Berilah apa sahaja nama dan darjah penghormatan – Tun, Tan atau Tin – ia hanya tin-tin yang kosong dan tidak membawa apa-apa pengertian. Pakaikan baju kuning, merah atau kelabu, pasangkanlah tanjak tujuh tingkat, semuanya tidak ada makna.
Rasa hormat datang daripada hati.
Pada 1964 Jean Paul Sartre dianugerah Hadiah Nobel Sastera. Dia tidak datang mengambil hadiah ini. Malah Sartre langsung tidak ambil peduli. Dia menolak penghormatan yang mengada-ada. Tetapi idea dan falsafah Sartre masih menggegarkan dunia. Idea dan falsafah inilah yang dinobatkan untuk dihormati, daripada segala bentuk penghormatan yang pura-pura.
Bagitu juga Le Duc Tho yang mendapat Hadiah Nobel Keamanan pada 1973. Dia juga tidak pergi ke Stockholm untuk mengambilnya. Hingga ke hari ini Duc Tho masih dihormati dan diingati sebagai patriot Vietnam yang merangka dan membuka jalan damai untuk negaranya pada 1972.
Justeru apabila ada gerombolan yang meloncat mengambur meminta dan memaksa orang ramai agar menghormati raja, maka permintaan ini kelihatan sebagai lawak bodoh. Meminta dihormati, memaksa dihormati - atau melembagakan penghormatan - bukan penghormatan namanya.
Penghormatan datang secara sukarela dari hati suci yang ikhlas dan jujur. Penghormatan yang suci bukan kerana upah, paksaan, atau janji pangkat dan kontrak.
Kalau seorang anak sekolah ditarik telinga dan dipaksa menghormati guru besarnya, maka untuk beberapa saat (ketika telinganya sakit) mungkin anak sekolah ini akan berkata bahawa dia menghormati si guru besar.
Terlepas sahaja telinganya daripada pulasan, anak sekolah ini bukan sahaja tidak akan menghormati si guru besar, malah besar kemungkinan si guru besar akan dibaling dengan najis. Ini hakikat.
Apabila saya menulis artikel, awal Mac, cerita-cerita karut tentang daulat raja, tulah raja, jampi raja – semuanya tidak dipercayai lagi. Anak-anak muda hari ini tidak lagi gempaq dengan daulat raja – mereka gempaq dengan penyanyi rock n roll.
Anak muda hari ini akan gempaq dengan pemain bola, pemusik, pelakon, penggodam internet atau pembawa counter-culture yang melawan arus. Ini hakikat bukan sahaja di Malaysia, malah inilah jalur pemikiran anak muda di seluruh dunia.
Pergi lawati bilik anak muda – tidak mungkin ditemui gambar Sultan, Raja atau Shah di dinding bilik mereka. Besar kemungkinan akan ditemui gambar sebuah kugiran rock, wajah seorang bintang rock atau mungkin poster Che Guevera.
Belum pernah ada dalam dunia ini seorang anak muda yang akan bergadai-bergolok untuk mendapatkan baju T gambar seorang raja – tetapi mereka sanggup ke e-bay untuk membida baju arwah John Lennon yang ori.
Ini hakikat rasa hormat dan cinta kerana kerana kita telah sampai ke tahun 2009.
sumber: malaysiakini,
penulis : Hishamuddin Rais
Pilihan anda di PRU13
Selasa, 5 Mei 2009
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
10 ARTIKEL YANG TERDAHULU
Artikel Terdahulu
-
▼
2009
(755)
-
▼
Mei
(135)
- PENANTI - Himpunan gambar dari pelbagai blog
- PENANTI - Alhamdulillah. Dr Mansor bakal TKM1
- PENANTI - DR Mansor menang majoriti 5558 undi
- PENANTI - Keputusan terkini PRK N12
- PENANTI - Makan Gaji Buta
- PENANTI - 44% keluar hingga jam 4ptg
- PENANTI - Sapa kata ahli UBN tak keluar mengundi.
- PENANTI : 42% keluar mengundi
- PENANTI - Penunggu Gua
- PENANTI - 3.00PM
- PENANTI - Satu undi amat bermakna
- PENANTI - 10000 belum keluar mengundi
- PENANTI - Ini HARAMJADAH punya angkara
- PENANTI - Keadaan suram.
- Ini dia orang kaya Malaysia
- PENANTI - Aminnnnnnn......
- PENANTI - Ini baru membazir
- PENANTI - Pengundi tunggu kejutan Kak Min
- PENANTI - Gambar hari ini
- PENANTI - KOMUNIS mainan UBN
- PENANTI - Siapa yang menggadaikan agama?
- PENANTI - 5000 pengundi tidak keluar
- HAKIM perlu disiasat - ALIRAN
- PENANTI - UBN, Najib dan komunis sama saja.
- Al-Fatihah.. Zalimnya ISA ciptaan UBN
- PENANTI - Sah Kak Min calon UBN!!!
- Najib Terkejut Beruk!!!
- PRK Manek Urai pada 14 Julai 2009
- PENANTI - ahli UBN kempunan nak berkempen
- PENANTI - Amanat dari Tok Guru
- PENANTI - Minah Ronggeng mengganas
- PENANTI - Terhasil sebuah ceritera
- PENANTI - Perasmian Bangunan Baru PKR Pmtg Pauh
- PENANTI - Tuan Speaker Turun Ke Penanti.
- PENANTI - Dah memang sah mamat ni pengecut.
- PENANTI - Bye bye, terima kasih dan jangan datang ...
- PENANTI - Dah la tak bertanding, dengki pulak tu.
- Nizar - Tenang tanpa UBN
- PERAK - Anda percaya tok guru atau mahatma zambry
- UBN - Media terus di 'hamba' kan
- PENANTI - Rindu Serindu-rindunya Pada UBN
- PENANTI - Kehadiran wira Perak disambut meriah
- PENANTI - Jelmaan Umno semakin terserlah
- PENANTI - Melayu bakal pupus
- PENANTI - Saingan 4 penjuru
- PENANTI - Edisi bergambar penamaan calon N12
- PENANTI - Selsema babi menular
- Adun meninggal dunia, Kelantan pentas PRK yang ke-7.
- PENANTI - Suasana pilihanraya mula terasa
- PERAK - Mahkamah akan gunakan kitab mana?
- PENANTI - ...........................
- PENANTI - UBN cuba tipu satu Malaysia.
- PERAK - Rahmat di sebalik krisis
- PENANTI - Datang tak bersalam,
- PENANTI - Lagi calon bebas di N12
- PENANTI - Undi Pos macam mana?
- PENANTI - Penyokong UBN kecewa
- PENANTI - BN tak bertanding!! Boleh caya ka
- PENANTI - Satu Malaysia tertanya-tanya
- PENANTI - Hapuskan segera makhluk perosak di N12 P...
- PERAK : Andai kata dimakbul Tuhan.
- PENANTI - Awas, PKR dalam bahaya
- PENANTI - Parti kompenen BN sah bertanding di N12
- PERAK- Dun Bubar Isnin ini, betui kaa????
- RANG UNDANG-UNDANG AKTA PERLEMBAGAAN 1993
- PERAK - Tanpa suara, BUBARKAN DUN
- Rakyat tertipu atau UBN penipu
- 1 Malaysia
- PAKATAN RAKYAT : Salahkah Pas bekerjasama dengan D...
- PERAK - Woit... hangpa jangan salahkan Najib
- PERAK - Mahkamah bermain wayang
- PERAK - Siva saman Ganesan
- AMANAT TOK GURU
- 1 Malaysia - Lagi penjenayah ditembak
- 1 Malaysia - bukan satu bukan dua tapi lapan!!!
- UBN - Fobia yang tak berkesudahan
- PERAK - kerana harta dan kuasa
- PENANTI - Reaksi positif pengundi terhadap calon PKR
- PERAK - Lagi-lagi CINA
- 1 MALAYSIA : NEGARA POLIS - AMARAN BUAT PENJENAYAH
- Ketamakan kerajaan UBN punca lahirnya Mat Rempit
- WAJIB BACA : Mat Rempit Satu Malaysia
- UBN - SATU DUNIA SEDANG KETAWA
- PERAK - UBN leka menggali lubang kubur sendiri
- Salam Perjuangan
- PERAK - UBN takut DUN DIBUBARKAN
- IKLAN TERKINI : DISKAUN 90% MENANTI ANDA!!! Jangan...
- PERAK : Kebenaran Terbukti, Najib tak puas hati
- PERAK - Satu Dunia Menyaksikan Anda
- PENANTI - Ringkasan Daripada Ceramah Perdana
- UMNO harus merasa MALU.
- PENANTI - Golongan muda jangan diabaikan
- 7 Mei - BAB ANJING : ada yang marah kedai kopi
- 7 Mei - Biar gambar bercerita (versi antarabangsa)
- 1 Malaysia - Apa nak jadi
- 1 Malaysia vs Japan
- Blog untuk perjuangan Islam
- ISA - LAGI GULA2 MENJELANG PILIHANRAYA
- 1 Malaysia - Malaysia ditelanjang.
- PENANTI - Ceramah Perdana
-
▼
Mei
(135)


haha. Aku suka artikel nie. Tapi kan, klau ang perati betul2 byk kedai letak gamabr Sultan Abdul Halim ( Sultan Kedah). Even kedai2 kat Kl pun ada letak bukan saja oleh Melayu tetapi cina pun ada. haha. Sebab apa eh? Cargas.
BalasPadamAlang,
BalasPadamko try cari jawapan.
kami semua pun nak tau jugak.